Digital Security and Computing Components Topic 6
DIGITAL SECURITY
Kejahatan online, peretasan, bahkan pelaku tindak kejahatan yang bosan mengintai dalam bayang-bayang, akan menunggu untuk merampok kita, melakukan penipuan, mencuri identitas kita, atau hanya mempermalukan kita. Oleh karena itu, keamanan informasi digital menjadi perhatian utama.
Definisi
Digital Security mengacu pada berbagai cara untuk melindungi akun dan file internet komputer dari gangguan oleh pengguna luar atau peretas.
Data-Data Yang Berisiko Untuk Diambil
1. Data Identifikasi Pribadi
Data ini mencakup nama, nomor telepon, alamat, nama akun email, alamat IP, dan, yang paling beresiko untuk dirusak adalah nomor Jaminan Sosial Kita. Data ini juga mencakup informasi yang berpotensi menentukan lokasi Kita. Data pribadi sering digunakan untuk pencurian identitas dan rekayasa sosial. Selain itu, peretas yang memiliki nomor Jaminan Sosial Kita (atau setara) dapat membuka akun kartu kredit atas nama Kita, sehingga akhirnya menghancurkan skor kredit Kita.
2. Data Pembayaran Pribadi
Jika ada hubungannya dengan transaksi keuangan, maka hal tersebut dianggap sebagai data pembayaran pribadi. Informasi ini mencakup nomor kartu kredit dan debit (termasuk tanggal kedaluwarsa), nomor perbankan online (akun dan routing), dan kode PIN. Penjahat yang mendapatkan akses ke informasi perbankan online Kita bahkan dapat mentransfer dana dari rekening atau melakukan pembelian.
3. Data Kesehatan Pribadi
Juga dikenal sebagai personal health information (PHI), jenis data ini mencakup informasi tentang kesehatan Kita, termasuk riwayat medis, obat resep, langganan asuransi kesehatan, dan kunjungan dokter dan rumah sakit. Informasi ini sangat berharga bagi penjahat cyber yang melakukan tindak kejahatan karena mereka dapat menggunakan informasi kesehatan Kita untuk mengajukan klaim asuransi palsu atau memesan dan menjual kembali obat resep.
Tipe-Tipe Penyerangan ke Jaringan Internet
1. Malware
Malware adalah tipe serangan siber yang paling umum. Malware mengacu pada virus perangkat lunak seperti ransomware, spyware, worm, adware, dan trojan. Malware melakukan breaching data melalui kelemahan jaringan. Serangan ini dapat masuk ke sistem aplikasi ataupun website melalui aplikasi, file, atau website yang kamu buka.
Misalnya, kamu mengklik link tertentu dan secara otomatis akan ada aplikasi yang terinstal. Nah, hacker biasanya menyisipkan malware ke dalam aplikasi tersebut.
2. Phising
Phising adalah pencurian data yang dilakukan oleh hacker. Caranya, hacker mengelabui korban agar mendapatkan data secara sukarela. Data yang dicuri bisa berupa data akun, data pribadi, sampai data finansial.
Tindakan phising bisa berupa email phising dan website phising. Hacker membuat tampilan website mirip dengan website aslinya, sehingga korban terkecoh. Begitu pula pada email phising, hacker membuat email penipuan untuk menjerat korbannya.
3. Distributed Denial of Service (DDoS)
Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) merupakan ancaman bagi website yang tak bisa dianggap sepele. Di sini, hacker menargetkan sistem, server, atau jaringan dan membanjiri trafik pada server website sampai server tersebut overload.
Hal ini bisa mengakibatkan server harus melayani permintaan yang berlebihan. Akibatnya, situs web yang di-hosting menjadi melambat bahkan bisa mati dan membuat website lumpuh.
4. Serangan Man-in-the-Middle (MitM)
Serangan ini juga dikenal sebagai serangan yang “menguping”. Hacker datang di antara komunikasi dua pihak yakni antara klien dan host. Dari situlah hacker mencuri dan memanipulasi data.
Dengan penyerangan ini, hacker jadi tahu semua informasi dari transfer data antara server dan website.
5. Serangan Drive-by
Serangan Drive-by sebenarnya masih ada kaitannya dengan serangan malware. Biasanya, serangan ini dipakai untuk melakukan serangan malware. Dalam serangan ini, hacker biasanya menyematkan kode berbahaya ke situs web yang tidak aman.
Saat pengguna mengunjungi website tersebut, secara otomatis skrip diekseksui di komputer mereka lalu menginfeksinya. Disebut “drive by” sebetulnya berasal dari fakta bahwa korban hanya perlu “drive by” website dengan mengunjunginya untuk terinfeksi. Dengan kata lain, pengguna tidak perlu mengklik apa pun di situs tersebut atau memasukkan informasi apa pun. Berbahaya sekali, bukan?
6. Serangan SQL Injection
SQL Injection adalah serangan yang dilaksanakan hacker dengan cara menyerang database server untuk memasukkan konten berbahaya, mengubah database, hingga mencuri informasi password dan username.
Serangan ini bekerja dengan cara menggunakan titik lemah keamanan dan memasukkan perintah SQL ke dalam database server. SQL adalah bahasa pemrograman yang dipakai untuk membangun dan mengolah database. Apabila serangan ini berhasil dilakukan, maka data website yang diserang bisa disalahgunakan, diubah, dan dirusak.
7. Credential Reuse
Kamu pernah menggunakan username dan kata sandi yang sama untuk berbagai akun dan kepentingan? Jika iya, ada baiknya kamu mengubah semua kata sandi tersebut. Soalnya, memiliki kata sandi yang sama untuk berbagai akun bisa dimanfaatkan hacker untuk meretas akunmu.
Bisa disimpulkan bahwa Credential Reuse adalah penyerangan hacker dengan cara masuk ke akun-akunmu yang lain setelah memperoleh satu username dan kata sandi. Dengan kata lain, semua akunmu bisa dibobol hanya dengan satu kata sandi saja.
Backup Data dengan Cloud
1. Local Backup
Mencadangkan data Anda ke perangkat yang Anda miliki, seperti hard disk, flashdisk, atau hard drive eksternal. Local backup adalah metode paling sederhana dan memiliki keuntungan untuk memastikan pengambilan data yang cepat.
2. Cloud Backup
Seperti kata pepatah, "Jangan menaruh semua telur Anda dalam satu keranjang." Cloud Backup menyimpan data Anda di lokasi terpisah dari lingkungan lokal Anda.
Cara ini dapat melindungi file asli dan local backup Anda dari resiko kehancuran akibat bencana alam atau terkena serangan dunia maya yang melanda seluruh jaringan. Keuntungan lain dari backup cloud adalah pengguna dapat mengakses file dan data dari mana saja tentunya.
COMPUTING COMPONENTS
Hardware atau perangkat keras adalah bagian komputer yang bisa kita lihat wujud fisiknya.
Hardware komputer tersusun dari komponen komponen elektronika dan mekanis yang dirakit
membentuk modul-modul yang diberi nama sesuai dengan fungsinya.
Macam macam hardware komputer :
1. Mainboard atau Motherboard
Motherboard adalah bagian komputer yang paling utama karena berisi sistem BIOS (Basic input
output system) , pengatur koneksi input-output(chipset), soket prosessor, soket memory
(RAM), soket kartu grafis (VGA card) dan soket kartu tambahan (additional cards seperti PCI,
ISA). BIOS adalah bagian utama yang mengatur sistem input output pada komputer. Bagian yang
termasuk input seperti : Keyboard dan mouse. Bagian yang termasuk output seperti Monitor dan
printer.
Motherboard
Beberapa merk motherboard yang terkenal adalah Asus, Gigabyte, Albatron, Abit, PCchips, ECS,
Biostar, dan Jetway. Harga motherboard bervariasi tergantung dari merk dan spesifikasinya.
Yang perlu diperhatikan dalam memilih motherboard adalah jenis soket prosessor, Frekuensi BUS,
Jumlah soket SATA dan PCI, Jumlah soket RAM dan yang paling penting adalah reputasi dan
kehandalan dari sebuah merk.
2. Processor (CPU)
Prosessor adalah otak sentral dari sebuah komputer. Prosessor adalah yang mengerjakan semua
perintah yang sudah terprogram dan disimpan dalam harddisk. Dalam prosessor dikenal istilah
frekuensi clock, yaitu kecepatan sebuah prosessor untuk mengerjakan perintah program dalam
satu detik. Satuan frekuensi Clock dinyatakan dalam Herts (Hz).
Chip Processor
Contoh sebuah prosessor intel pentium 4 dengan frekuensi clock 2 Ghz mampu mengerjakan 2
milyar perintah dalam satu detik. Dalam menyebut sebuah prosessor biasanya sudah termasuk
frekuensi clocknya, contoh : intel pentium 4 2.0 GHz.
Merk prosessor yang terkenal adalah INTEL dan AMD. INTEL adalah pabrik prosessor besar yang
berasal dari California USA. INTEL semakin populer setelah memproduksi prosessor INTEL
PENTIUM. Selain INTEL kini ada AMD yang konon lebih bagus dalam mode grafis jadi cocok untuk
para Gamer.
3. Harddisk (HDD)
Harddisk adalah media penyimpanan data permanen, jadi data tidak hilang meskipun listrik
sudah dimatikan. Harddisk berisi sebuah cakram magnetik yang mampu menyimpan data. Ukuran
harddisk dinyatakan dalam Byte (B), contoh: 160GB (160 milyar byte). Harddisk
ditemukan pertama kali oleh Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama berukuran 4.4
MB.
Harddisk
Sekarang dikenal dua macam harddisk yaitu ATA dan SATA (Serial ATA). Harddisk ATA mempunyai
koneksi 40 pin dan Harddisk SATA hanya mempunyai koneksi 6 pin. Harddisk SATA lebih cepat
dari Harddisk ATA, namun jika motherboardnya tidak mendukung koneksi SATA maka kita tidak
bisa menggunakan harddisk SATA. Sekarang ukuran Harddisk sudah sangat besar, seperti 500GB,
750GB, dan 1000GB (1 TB – Terra Byte).
Merk Harddisk yang terkenal adalah Seagate, West Digital, Maxtor, Samsung, dll. Harga hardisk
tergantung dari kapasitas penyimpanan data sebuah harddisk, makin besar semakin mahal.
4. RAM (Random Access Memory)
RAM adalah unit penyimpan data tidak permanen artinya data dalam RAM akan hilang jika listrik
mati. Ukuran data RAM dinyatakan dengan Byte (B) dan kecepatan akses RAM dinyatakan dengan
Hertz (Hz). Jadi dalam RAM tidak cuma data saja, namun ada parameter lain yaitu kecepatan
RAM. Kecepatan RAM harus sesuai dengan spesifikasi soket RAM pada motherboard. Contoh: RAM
512MB PC667 mempunyai ukuran data 512MB dengan kecepatan akses 667 MHz.
RAM
Keberadaan RAM dapat diibaratkan dengan meja kerja dan Harddisk diibaratkan dengan lemari
arsip. Jika kita akan bekerja, pada awalnya kita ambil berkas dari lemari arsip lalu dipindah ke
meja kerja supaya memudahkan dan mempercepat proses pengerjaan. Setelah selesai maka
berkas tersebut kita simpan kembali di lemari arsip.
Contoh beberapa merk RAM adalah V-gen , Kingston, Visipro, Ramos, dll.
Generasi RAM dari waktu ke waktu :
Static RAM (SRAM)
Non Nolatile RAM (NV-RAM)
Dynamic RAM (DRAM)
Syncronous DRAM (SDRAM)
DDR RAM (Dual data rate RAM)
DDR II RAM (DDR generasi kedua)
DDR III RAM (DDR generasi ketiga)
5. Optical drive (CD / DVD)
Optical Drive adalah alat pembaca untuk media penyimpan data berupa disk DVD / CD. DVD/ CD
berupa kepingan cakram optik yang berisi data.
DVD RW
Ada dua jenis DVD atau CD :
DVD atau CD ROM (Read Only Memory) yaitu hanya bisa membaca isi dari disk DVD / CD
DVD atau CD RAM (Random Access Memory) yaitu bisa membaca ran menulis. DVD atau
CD RAM lebih dikenal dengan istilah DVD-RW atau CD-RW (RW = Read Write)
Contoh Merk DVD / CD ROM atau RAM adalah LG, Samsung, Sony, Pioneer, dll.
6. Floppy Disk
Floppy disk adalah media pembaca untuk disket.Saat ini mungkin disket sudah tidak populer.
Namun diakui atau tidak disket turut memajukan dunia komputer selama beberapa dekade.
Floppy Drive
Disket adalah media penyimpan data portabel yang bisa dibawa-bawa. Disket terbuat dari sebuah
cakram dari plastik magnetik. Ukuran disket sudah distandarkan, contoh : 1.2M, 1.44M
Dalam struktur drive pada microsoft windows, disket selalu menempati drive terhormat yaitu drive
A.
7. VGA CARD (Kartu Grafis)
VGA adalah singkatan dari Video Graphics Array. VGA Card berfungsi mengeluarkan output grafis
(gambar) untuk ditampilkan pada monitor. Ukuran VGA Card ditentukan dari ukuran RAM nya,
semakin besar RAM sebuah VGA Card maka semakin halus gambar yang dihasilkan.
VGA card
Perkembangan VGA Card dari waktu ke waktu :
VGA Card PCI (Peripheral Component Interconect)
VGA Card AGP (Accelerator Graphics Processor)
VGA Card PCI-E (PCI Express)
Merk VGA yang terkenal adalah ATI, NVIDIA, S3, SIS, dan Trident.
8. Sound Card
Sound Card adalah bagian yang mendekode data data digital menjadi sinyal suara. Dengan
penemuan soundcard maka perkembangan dunia multimedia pada komputer menjadi makin
meluas.
Sound Card
Sound Card yang baik mampu menghasilkan suara dengan sampling yang rapat dan halus
sehingga suara yang dihasilkan mendekati suara asli / Hi Fi (Hi Fi = High Fidelity)
Contoh merk soundcard yang terkenal adalah Creative, Ess, Realtek, Cmedia, dll.
9. Keyboard
Keyboard adalah sebuah papan ketik yang berisi semua model huruf, angka, karakter dan tanda
baca yang menjadi sarana bagi pengguna komputer dalam memasukkan data ke komputer.
Keyboard
Tombol tombol pada keyboard mengikuti model tombol pada mesin ketik manual. Tombol
keyboard yang paling terkenal adalah tombol ENTER, tombol ini adalah tombol untuk memasukkan
data setelah diketik.
10. Mouse (Pointing Device)
Mouse adalah sebuah alat pointer untuk mengakses melalui layar monitor.
Mouse
Dengan mouse maka penggunaan komputer menjadi lebih interaktif dan Menggambar melalui
komputer menjadi semakin mudah.
11. Monitor
Monitor adalah media tampilan gambar haril output dari VGA Cards. Dahulu monitor komputer
dimulai dengan monitor tabung hitam-putih, monitor warna CGA, VGA, dan SVGA.
LCD Monitor
Kini monitor yang sedang populer adalh monitor LCD. LCD mempunyai beberapa kelebihan, antara
lain : tipis, hemat biaya dan tingkat radiasi yang rendah.
.png)
Komentar
Posting Komentar