TUGAS KELOMPOK

Nama  Anggota    : Cikal Gibran Amaro       (2215061107)

                                M. Raya Nugroho          (2215061083)

                                M. Reza Satya Nugraha (2215061087)

                                Rey Gavrilla Naibaho    (2215061067)

Kelas                    : PSTI C

 

Menjadi Desainer UI/UX

1.    Skill dan pengetahuan apa saja yang dibutuhkan untuk dapat menjajaki bidang karir IT tersebut?

 

Jawab : Beberapa skill yang dibutuhkan untuk menjadi desainer UI/UX sebagai berikut :

1.Visual Communication

 

            Seorang desainer berkomunikasi dengan user menggunakan media visual. Mereka harus secara             strategis dan dengan tepat sasaran mengekspresikan pesan tertentu kepada pengguna. Untuk                    melakukan hal tersebut, desainer harus memiliki kemampuan komunikasi visual meliputi                        pemahaman seperti teori desain, gambar, tipografi, tata letak, ikon, dan warna. Contoh,                            memiliki pemahaman “Hierarki Visual” akan membantu kamu memahami pola dan elemen apa             yang cenderung "menonjol" dibandingkan dengan elemen lainnya. Pemahaman teori warna juga             dapat memudahkan kamu untuk memilih nada warna yang sesuai dengan informasi yang ingin                disampaikan.

      

            2. UX Research

 

            UX Research adalah penelitian yang berfokus pada pemahaman perilaku, kebutuhan, dan                        motivasi  calon pengguna. Hasil penelitian akan dijadikan dasar untuk memandu arah proyek                dan menjadi pedoman pengambilan keputusan saat mengembangkan suatu produk digital.                        Neilson dan Norman, pelopor konsep desain UX dari Amerika telah menyusun kerangka kerja                serta panduan penelitian UX yang dibagi menjadi 5 tahap, Discover, Explore, Test, dan Listen.                Untuk menjadi desainer UI/UX maka kamu harus menguasai keterampilan merencanakan,                    mengeksekusi menganalisis dan menarik kesimpulan dan mempresentasikan hasil sebuah                        penelitian UX.

 

            3.Wireframing dan Prototyping

         

            Wireframe adalah skema atau kerangka yang memberikan gambaran kasar seperti apa halaman             demi halaman sebuah website atau aplikasi. Bagaikan blueprint, ini adalah alat komunikasi                    utama dan paling efektif untuk merepresentasikan ide dan konsep yang ada di kepala para                        desainer kepada stakeholder lain seperti pengembang dan klien.

 

            Sebelum proses wireframing dimulai, seorang desainer UI/UX harus bisa menentukan alur dan                konten berdasarkan pada interaksi antara user dan produk. Berdasarkan data tersebut,                            wireframe dibuat secara manual lalu dipindahkan ke digital. Dalam artian lain, desainer UI/UX             harus memiliki kemampuan untuk mengoperasikan alat desain seperti Figma, Adobe XD,                        Sketch dan lain lain.

            Berbeda dengan wireframe, prototipe adalah desain yang sudah dilengkapi dengan detail dan                kualitas high-fidelity. Prototipe juga harus bisa berinteraksi dengan user seperti penggunaan                    produk digital sebenarnya. Ini adalah hasil akhir desain UI/UX yang akan diberikan kepada para             pengembang.

 

            4.Keterampilan Kolaboratif

 

            Memiliki kemampuan kolaborasi berarti mampu menghormati pandangan alternatif, bekerja                    sama dengan kepribadian yang berbeda dan mampu mendukung anggota tim ketika                                membutuhkan bantuan. Desain UI/UX merupakan hasil produk kerjasama berbagai tim dengan             tujuan akhir yang sama. Tugas dan kewajiban setiap bagian tim sangat berkaitan dan                                berpengaruh antara satu sama lain. Desainer harus mengutarakan pendapat serta mendengarkan             pendapat dari pengembang, klien dan pemangku kepentingan lainnya (stakeholder) untuk                        membuat desain yang lebih ideal.

 

2.    Dari tingkat pemula (entry level), pertengahan (middle level), dan tingkat lanjut (advance) pada karir IT

tersebut, kemampuan apa saja yang perlu dimiliki untuk meningkatkan karir dari entry hingga ke advance?

 

Jawab :

·         Tingkat pemula (entry level)

 

1.      Mengenal Apa Itu UI dan UX Design

UI Designer diharapkan mampu membuat tampilan (interface) yang mudah digunakan oleh pengguna atau kita kenal dengan (user friendly). UI designer juga mencakup perencanaan flow untuk penggunaserta membuat mockup atau prototype. Bagi perusahaan besar UI Designer diperlukan untuk merancang layout website ataupun aplikasi mobile. Contoh dari UI yaitu visual design.

 

Sedangkan UX kependekan dari User Experience. UX designer yaitu seseorang yang bertanggung jawab untuk kepuasaan pengguna (user) dan pengalaman yang lebih baik. Contoh ketika menggunakan aplikasi Gojek, jika kamu ingin pergi kesuatu tempat tujuan, maka lokasi penjemputan terisi otomatis berdasarkan dari gps kamu atau fitur User’s GPS.

2.      Mempelajari dan Banyak Berlatih UI UX

Kamu yang ingin mendalami bidang UI UX harus banyak-banyak latihan baik itu dari segi UI maupun UX. Sehingga, dengan seringnya kamu berlatih, maka akan memperkaya skill mu.

Mulailah sering-sering mencari informasi terkait profesi UI UX. Kamu bisa memulai dari belajar UI yang umumnya lebih mudah terlihat dibandingkan UX. Misalnya membuat konsep desain aplikasi sederhana menggunakan adobe XD ataupun Figma. 

Untuk belajar UX kamu bisa mempelajari dengan cara membaca buku tentang UX. Contoh buku yang direkomendasikan sebagai kitabnya para designer :

·         The Design of Everyday Things (Don Norman).

·         UX for Lean Startups (Laura Klein).

·         Observing User Experience (Elizabeth Goodman, dkk).

·         Pertengahan (middle level)

 

1.      Mulailah bergabung dengan suatu komunitas

Bergabunglah dengan komunitas baik itu berupa grup member, forum Facebook, ataupun lainnya. Selain menambah teman-teman baru, kamu juga dapat bertukar pikiran dengan mendalami bidang profesi yang sama. Untuk menjadi seseorang yang handal di bidangnya, mengapa kita perlu menambah relasi? Menambah ilmu baru yang didapat dari teman-teman ibarat sebuah pepatah yang mengatakan “Jadikan Setiap Tempat Sebagai Sekolah, Jadikan Setiap Orang Sebagai Guru” (Ki Hadjar Dewantara). Hal tersebut yang mendorong kamu untuk lebih berkembang dan menjadikanmu seorang UI UX designer dan banyak dikenal disekitarmu.

·         Tingkat lanjut (advance)

 

1.      Mengikuti update mengenai update design

 

Hal ini wajib diperhatikan oleh para calon UI UX Designer karena perkembangan desain tidak pernah ada hentinya. Desain yang baik yaitu desain yang selalu menyesuaikan dengan kebutuhan sekarang. Jadi agar terhindar dari kata kuno kamu harus selalu mengikuti perkembangan desain. Karena sebagai client atau pengguna mereka selalu membutuhkan sesuatu hal yang sifatnya kekinian atau trending.

Kesimpulannya, poin- poin diatas merupakan langkah untuk mengantarkanmu menjadi seorang UI UX Designer. Maka dari itu perbanyaklah latihan dengan membuat suatu project sederhana. Carilah banyak referensi untuk belajar, gunakan tools yang menurutmu efektif dan efisien, bergabunglah dengan komunitas atau cari mentor serta selalu mengikuti perkembangan desain.

 

 

 

3.    Pada bisnis industri apa karir tersebut dapat ditemui?

 

Jawab :  Disemua bisnis industri. Karena ui/ux sangat diperlukan guna memperindah website yang berguna untuk menarik perhatian para customer.

                                               

Komentar

Postingan Populer